TIPS: Spa ala Romacchiato!


Seberapapun magisnya, entah kenapa kesadisan kota besar mampu membuat semua orang galau, tanpa terkecuali.



Tanpa terkecuali, ya, saya




Sadisnya kota besar di mata saya pasti tidak pernah jauh-jauh dari kategori macet dan polusi, sehingga saya sempat melewati satu dekade dimana saya selalu bau ketek karena jarang susah mandi bersih.

Gimana enggak galau? Rumah saya di Tangerang, SMA saya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Perjalanan ada kali 1-2.5 jam. Saya inget banget dulu harus bangun jam 4 subuh setiap hari. Boro-boro mandi bersih, udah bagus bisa bangun!

Untunglah saya bertobat sebelum nama saya dicoret di Kartu Keluarga dan daftar ahli waris. Herannya, ya, meski SMA saya lalui dengan gaya hidup koboi stress tembus polusi dengan gagah berani, kulit saya teteup sehat, kenyal, cerah ceria dan waw!

Lah sekarang? Fakta pahit karena lokasi tempat kerja malah makin jauh. Fakta pahit lagi karena kinerja kulit menurun (Maklum, faktor 'U').


Sehatkah kulitmu, Roma? Tidak, hiks.


Stresskah dirimu, Roma? Iya, hiks hiks.


TETAPI.


Saya tidak mau kalah dengan keadaan! 

Saya'pun mulai bergerilya mencari jawaban di lautan google. Mungkin memang jodoh, tapi secara kebetulan saya menemukan video ini di youtube:
  

"Perawatan Spa kini menjadi kebutuhan, bukan lagi lifestyle semata."

 

Satu kalimat dari video ini cukup untuk meyakinkan saya untuk menontonnya dengan khidmat. Saya'pun mupeng berat untuk Spa di rumah.

Setelah klik-klik-klik, wooooh, ternyata ada kontes 'Create Your Own Spa' yang diadakan oleh FashioneseDaily. Deadlinenya'pun hari ini! (Oh no!) Maka dengan semangat menggebu'pun saya ngacir ke supermarket terdekat tuk membeli seperangkat alat-alat perang spa. Dalam waktu setengah jam saja, saya pulang membawa tentengan sambil senyam-senyum najong. 

TA-DAH


Sariayu Lulur Soap Anti-Acne
Sariayu Facial Cotton
Sariayu Masker White (Whitening Mask)
Sariayu White Aromatic Harmony Body Lotion
Sariayu Minyak Urut Zaitun
Sariayu Putih Langsat Scrub with Red Algae



Menurut video, sih, ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum melakukan Spa di rumah:


Beauty Energezing  Body Scrub Body Massage Body Bath Body Lotion


Namun berhubung saya orangnya males tidak sabaran, saya skip 'Beauty Energizing' hehehe. (Note: 'Beauty Energizing' adalah tahap persiapan sebelum spa untuk melenturkan tubuh dan mengurangi ketegangan otot.) Daaaaaan dimulailah, sodara-sodara....


SPA ALA ROMACCHIATO

(source: tumblr)



PRE-SPA TREATMENT (OPTIONAL)


Langkah ini boleh dijalanin boleh enggak.Tapi untuk penderita mata panda akut seperti saya, hal ini wajib hukumnya. Siapin kapas Sariayu, teh hijau yang suam kuku, tuangkan ke kapas dan masukkan ke kulkas! Naaah, sementara menunggu kapasnya dingin, kita lanjut spa ajah!



STEP 1

 Lulur Putih Langsat dengan Ganggang Merah
Estimasi Waktu: 10-15 menit
Cara: Balurkan ke seluruh tubuh dan pijat dengan gerakan memutar.


Berhubung saya sudah bertobat, saya menjadi 'agak' terobsesi dengan kebersihan. Karena itu, lokasi scrub'pun saya ganti di kamar mandi. Rempong, kan, kalo lagi heboh-hebohnya luluran terus harus beresin sisa-sisanya?

Anyway, saya memilih untuk mengangkat sel-sel kulit mati (eksfoliasi) dengan lulur ganggang merah ini karena ganggang merah berfungsi untuk mengencangkan, melembutkan, dan memperbaiki tekstur kulit. Warna merah dari ganggang ini (astaxanthin) memiliki antioksidan dengan kadar tinggi yang bekerja untuk meningkatkan elastisitas dan mengunci kelembapan kulit! (sumber: blog.sephora)

Di akhir sesi lulur, saya yang bermasalah dengan tumit kaki kuda keras juga mencoba mengoptimalkan kerja scrub dengan batu apung. Saya menggosokkannya hanya pada bagian tumit dan bagian keras lainnya di kaki. Hasilnya? HEHEHE, kulit jadi lembut dan kenyal! Tumit kaki saya juga menjadi lebih lembut dan halus!

STEP 2

Body Massage dengan Minyak Urut Zaitun
Estimasi Waktu: 5-10 menit (solo), semaleman (tergantung dengan kesediaan 'Asisten Ibu')
Cara: Pijet-pijet dengan penuh perasaan.


Rasanya tidak ada yang lebih 'koprol' selain melengkapi proses eksfoliasi dengan sesi pijat memijat. Kulit yang sudah 'lahir baru' juga terlihat senang dengan kandungan pelembap tinggi yang dimiliki oleh minyak zaitun. Lebih mantapnya lagi, minyak urut ini juga bisa dipakai untuk wajah! Bahkan saya barusan juga melakukan proses memijat dengan gerakan memutar dan cubit-cubit di pangkal alis, leher, belakang telinga, dan pelipis. Alamaaaaak, amboiii enaknya!

Pijatan di wajah, leher dan kepala ternyata lebih dari sekedar rasa nikmat, loooh. Jika dilakukan dengan benar, ternyata pijatan di wajah bisa meningkatkan kondisi kulit wajah kita. (source: skininc)



STEP 3

Body Wash dengan Sabun Lulur Anti-Acne
Estimasi: 5-8 menit
Cara: Gosok-gosok dengan penuh perasaan.



Sebelum nuduh, dengerin penjelasan saya dulu. Saya pilih sabun anti-jerawat ini bukan karena badan saya jerawatan, tapi karena sabun memiliki zat antiseptik yang tinggi. Saat saya endus-endus, bau sabun ini sama persis dengan lulur tradisional yang ibu saya dulu suka lakukan. Sabun ini juga memiliki butiran-butiran halus untuk mengangkat sisa-sisa kulit mati pasca lulur dan mengambil semua licin dari minyak urut. Sesudah pemakaian sabun ini, saya merasa badan saya sangat bersih dan kenyal. Kemungkinan besar, sih, beli lagi untuk stok, hmmmm.



STEP 4

Body Lotion dengan White Aromatic Harmony Body Lotion
Estimasi Waktu: 5-8 menit
Cara: Oles-oles dengan penuh perasaan.


Body lotion ini mengandung ekstrak kembang sepatu untuk merawat kulit sehingga tampak lebih putih. Selain itu, ada Allantoin untuk menjaga kelembutan kulit dilengkapi dengan tabir surya serta vitamin E sebagai antioksidan. Kurang lengkap? Ternyata ada juga kandungan minyak esensial peppermint dan cendana sebagai aroma khas lotion ini! 

Di luar dugaan, tekstur lotion ini ringan dan sedikit lebih cair dari lotion biasa. Penyerapannya tergolong cepat, jadi tidak usah khawatir lengket-lengket saat dioles-oles.



STEP 5 (OPTIONAL)

Sariayu Masker White
Estimasi Waktu: 20-30 menit
Cara: Oles ke wajah, tunggu sampe kering.
Dengan penuh perasaan.




Saya bukan orang yang setengah-setengah *ceileh*. Rasanya ga adil kalo wajah dilupakan, doooong. Maka saya sekalian membeli masker pemutih ini. Saya memakainya sebelum saya mengoleskan lotion di badan.

 

Hasilnya?


*CLING*


Lah? Udah gitu aja?


Eits, jangan beranjak dulu, doooong. Masih inget ini kan?


INI


Kapas Sariayu yang direndam dalam teh hijau dingin? Bukan, bukan, itu bukan air pipis.


POST SPA TREATMENT (OPTIONAL)


Bukan Roma namanya kalo ga pake teh hijau dan kapas. Ciyus, ah, udah pernah kok, dibahas di postingan yang ini. Di berbagai kesempatan, saya selalu memakai DIY greentea mask dan ini terbukti ampuh untuk mengurangi mata panda saya dalam 3-4 kali pemakaian setiap malam! Boleh dicoba, loooh, kalo tertarik~! *kedip mata*

Huhuhuhu, okeeee, segitu aja, deh pengalaman Spa ala Romacchiato! Mau tau info lebih lanjut? Coba mampir, deh, di fanpage Sariayu Martha Tilaar atau coba cek di media sosial super gahol, twitter @Sariayu_MT.





Jadi, jadi. Kesimpulannya?




Masih galaukah kau, wahai Roma terhadap polusi dan macet kota besar?



MASIH KALEEEEEEEE.


Tapi setidaknya ada Sariayu Spa untuk pelepas stress dan emosi jiwa. Hehehe.
Udah, ah! Mo lanjut leyeh-leyeh dulu. Sampe nantiiiiiiiii.

4 comments:

  1. waaaaa... sejauh aq baca2 postingan dr beauty bloggers yg lain jg..aq paling demen ma post yg ini...!!! good luck yaaa!! semangat2!!

    ReplyDelete
  2. Waaaaaaa ciyuuuussss??????

    Aku deg2an lololol soalnya kontestan laen tulisannya mutu beneeeeer *-*;;;

    Thanks ya saaaay :* <3 baek banget cih kamuuuuu ihihihihihi

    ReplyDelete
  3. Ka Romaaaaa >.<

    selalu cinta deh sama gaya penulisan kaka >.<

    may the odds be ever inyour favor!!

    btw aku juga mau ikutan bikin blog contest ini. tapi lupa bikinnyaah wkwkwkwk

    ReplyDelete
  4. @iammels
    AWWWWWWWWW thanks sweetie!

    tapi keknya ga bakal menang deh :D;; aku salah mention nama di tweetku (mentionnya @fashionesedaily, bukannya @femaledaily) dan baru nyadar pagi2 setelah deadline 030;;;

    aaah sedihnya ;o;

    ReplyDelete